<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MGMP BAHASA INDONESIA SMP</title>
	<atom:link href="http://bindosmp.edublogs.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bindosmp.edublogs.org</link>
	<description>Media Berbagi dan Bersilaturahmi antarguru</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Aug 2008 05:37:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Diskusi Sastra dan Pembacaan Puisi Karya Dharmadi</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/08/20/diskusi-sastra-dan-pembacaan-puisi-karya-dharmadi/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/08/20/diskusi-sastra-dan-pembacaan-puisi-karya-dharmadi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 05:37:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi sastra]]></category>
		<category><![CDATA[baca puisi]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[

Teater Semut Kendal kembali menggelar Diskusi Sastra yang dikemas dalam bentuk pembacaan puisi-puisi karya Dharmadi (penyair dari Purwokerto). Pembacaan puisi akan dilakukan oleh sang penyair dan awak Teater Semut secara teatrekal.
Acara tersebut digelar pada:
hari, tanggal: Minggu, 24 Agustus 2008
pukul: 09.00 WIB s.d. selesai
tempat: Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kendal, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 62 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Teater Semut Kendal kembali menggelar Diskusi Sastra yang dikemas dalam bentuk pembacaan puisi-puisi karya Dharmadi (penyair dari Purwokerto). Pembacaan puisi akan dilakukan oleh sang penyair dan awak Teater Semut secara teatrekal.</p>
<p>Acara tersebut digelar pada:</p>
<p>hari, tanggal: Minggu, 24 Agustus 2008</p>
<p>pukul: 09.00 WIB s.d. selesai</p>
<p>tempat: Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kendal, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 62 Kendal</p>
<p><strong>Keterangan:</strong></p>
<p><strong>Kontribusi peserta:</strong></p>
<p>a. Guru sebesar Rp30.000,00 perorang (buku, sertifikat, dan kudapan)</p>
<p>b. Pelajar/Umum sebesar Rp15.000,00 perorang (sertifikat dan kudapan)</p>
<p>Pendaftaran dapat dilakukan via kontak person: 081575463844, 085226251543<br />
Usai pentas baca puisi dilanjutkan dengan Diskusi Sastra yang akan mengupas habis tentang penulisan teks puisi secara kreatif. Acara tersebut jelas akan sangat berarti bagi teman-teman sejawat guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Kendal dalam upaya memberikan apresiasi sastra kepada sang pengarang sekaligus sebagai bekal menyajikan materi penulisan puisi secara kreatif kepada siswa didik. Segala hal yang berkaitan dengan masalah penulisan puisi akan dikupas habis-habisan oleh sang penulis. Mohon untuk berkenan hadir. Terima kasih.</p>
<p><strong>Salam Budaya,</strong></p>
<p>Sawali Tuhusetya</p>
</div>
</div>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F08%2F20%2Fdiskusi-sastra-dan-pembacaan-puisi-karya-dharmadi%2F';
  addthis_title  = 'Diskusi+Sastra+dan+Pembacaan+Puisi+Karya+Dharmadi';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/08/20/diskusi-sastra-dan-pembacaan-puisi-karya-dharmadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembacaan Cerpen Budi Maryono dan Diskusi Sastra</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/07/13/pembacaan-cerpen-budi-maryono-dan-diskusi-sastra/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/07/13/pembacaan-cerpen-budi-maryono-dan-diskusi-sastra/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 14:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi sastra]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi sastra]]></category>
		<category><![CDATA[mgmp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[

Teater Semut Kendal akan menyelenggarakan Diskusi Sastra yang dikemas dalam bentuk pembacaan cerpen karya Budi Maryono (cerpenis dan redaktur Suara Merdeka, Semarang). Pembacaan cerpen akan dilakukan oleh sang cerpenis dan awak Teater Semut secara teatrekal.
Acara tersebut digelar pada:
hari, tanggal: Minggu, 27 Juli 2008
pukul; 09.00 WIB s.d. selesai
tempat: Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kendal, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Teater Semut Kendal akan menyelenggarakan Diskusi Sastra yang dikemas dalam bentuk pembacaan cerpen karya Budi Maryono (cerpenis dan redaktur Suara Merdeka, Semarang). Pembacaan cerpen akan dilakukan oleh sang cerpenis dan awak Teater Semut secara teatrekal.</p>
<p>Acara tersebut digelar pada:</p>
<p>hari, tanggal: Minggu, 27 Juli 2008</p>
<p>pukul; 09.00 WIB s.d. selesai</p>
<p>tempat: Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kendal, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 42 Kendal</p>
<p>keterangan:</p>
<p>1. kontribusi peserta Rp50.000,00 perorang</p>
<p>2. peserta mendapatkan sertifikat</p>
<p>3. peserta mendapatkan 1 (satu) buah buku kumpulan cerpen</p>
<p>4. kudapan</p>
<p>Usai pentas baca cerpen dilanjutkan dengan Diskusi Sastra yang akan mengupas habis tentang penulisan teks cerpen secara kreatif. Acara tersebut jelas akan sangat berarti bagi teman-teman sejawat guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Kendal dalam upaya memberikan apresiasi sastra kepada sang pengarang sekaligus sebagai bekal menyajikan materi penulisan cerpen secara kreatif kepada siswa didik. Segala hal yang berkaitan dengan masalah penulisan cerpen akan dikupas habis-habisan oleh sang penulis. Mohon untuk berkenan hadir. Terima kasih.</p>
<p><strong>Salam Budaya,</strong></p>
<p>Sawali Tuhusetya</p>
</div>
</div>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F07%2F13%2Fpembacaan-cerpen-budi-maryono-dan-diskusi-sastra%2F';
  addthis_title  = 'Pembacaan+Cerpen+Budi+Maryono+dan+Diskusi+Sastra';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/07/13/pembacaan-cerpen-budi-maryono-dan-diskusi-sastra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spesifikasi Soal Ujian Praktik Bahasa Indonesia SMP Kab. Kendal Tahun 2008</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/kisi-kisi-ujian-praktik-bahasa-indonesia-smp-kab-kendal-tahun-2008/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/kisi-kisi-ujian-praktik-bahasa-indonesia-smp-kab-kendal-tahun-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 02:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/kisi-kisi-ujian-praktik-bahasa-indonesia-smp-kab-kendal-tahun-2008/</guid>
		<description><![CDATA[SPESIFIKASI UJIAN PRAKTIK TAHUN 2007/2008 
Satuan Pendidikan                          : SMP/MTs
Mata Pelajaran                     [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SPESIFIKASI UJIAN PRAKTIK TAHUN 2007/2008</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>Satuan Pendidikan                          : SMP/MTs</strong></p>
<p><strong>Mata Pelajaran                                  : Bahasa Indonesia</strong></p>
<p><strong>Kurikulum                                          : Standar Isi (KTSP)</strong></p>
<p><strong>                                                                </strong></p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td valign="top" width="5%">
<p align="center"><strong>No.</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="30%">
<p align="center"><strong>SKL</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="39%">
<p align="center"><strong>Ruang Lingkup Materi</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="24%">
<p align="center"><strong>Indikator</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="5%">
<p align="center">1.</p>
</td>
<td valign="top" width="30%"><strong>MENDENGARKAN</strong></p>
<p>Siswa   mampu mendengarkan berbagai wacana lisan untuk memahami gagasan, pandangan,   dan perasaan orang lain secara lengkap dalam wacana yang berbentuk berita,   pidato/ceramah/ khotbah, serta mampu memberikan pendapat.</td>
<td valign="top" width="39%">Mendengarkan   dan memahami wacana lisan melalui kegiatan mendengarkan berita radio/TV yang   mencakup:</p>
<ul>
<li>   penulisan pokok-pokok berita</li>
</ul>
<ul>
<li>   penulisan kembali isi berita</li>
</ul>
<ul>
<li>   simpulan isi berita</li>
</ul>
<ul>
<li>   tanggapan isi berita</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="24%">Diputarkan rekaman berita radio/televisi melalui tape/VCD   player atau dibacakan teks berita, siswa dapat:</p>
<ul>
<li>   menuliskan pokok-pokok berita yang   didengarkan</li>
</ul>
<ul>
<li>   menuliskan kembali isi berita yang   didengarkan</li>
</ul>
<ul>
<li>   menyimpulkan isi berita yang   didengarkan</li>
</ul>
<ul>
<li> menanggapi   isi berita yang didengarkan</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="5%">
<p align="center">2.</p>
</td>
<td valign="top" width="30%"><strong>BERBICARA</strong></p>
<p>Siswa   mampu berbicara secara efektif dan efisien untuk mengungkapkan pikiran,   perasaan, informasi, pengalaman, pendapat, dan komentar dalam berbagai bentuk   dengan berbagai mitra bicara sesuai dengan tujuan dan konteks pembicaraan   melalui kegiatan berwawancara, menyampaikan laporan, berpidato/   ceramah/berkhotbah, bertelepon, dan bermain peran.</td>
<td valign="top" width="39%">Mengungkapkan   pikiran, perasaan, dan tanggapan dalam berbagai bentuk wacana lisan nonsastra   dan sastra yang mencakup:</p>
<ul>
<li>   perencanaan kerangka pidato</li>
</ul>
<ul>
<li>   berpidato</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="24%">Disajikan beberapa topik pidato, siswa dapat:</p>
<ul>
<li>   menyusun kerangka pidato sesuai   dengan topik</li>
</ul>
<ul>
<li>   berpidato sesuai dengan kerangka yang   disusun</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="5%">
<p align="center">3.</p>
</td>
<td valign="top" width="30%"><strong>MENULIS</strong></p>
<p>Siswa mampu   menulis karangan nonsastra dengan menggunakan kosakata yang bervariasi dan   efektif dalam bentuk buku harian, surat resmi, pesan singkat, laporan,   petunjuk, rangkuman, slogan dan poster, iklan baris, teks pidato, karya   ilmiah, dan menyunting serta menulis karya sastra puisi dan drama.</td>
<td valign="top" width="39%">Mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, dan pengalaman dalam   berbagai wacana tulis berupa surat resmi..</td>
<td valign="top" width="24%">Disajikan sebuah ilustrasi,  siswa mampu menulis surat resmi dengan   sistematika dan ejaan yang benar dan bahasa yang baku.</td>
</tr>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p align="justify"><strong>Keterangan:</strong></p>
<p align="justify">Sekolah/madrasah boleh mengujikan satu, dua, atau tiga aspek sesuai dengan kondisi sekolah.</p>
<p align="center"><span id="more-334"></span><strong>CONTOH </strong><strong>SOAL UJIAN PRAKTIK</strong></p>
<p><strong>I.       </strong><strong>Kompetensi Mendengarkan</strong></p>
<p>1.      Dengarkanlah dengan saksama rekaman berita radio/TV yang diputar oleh penguji melalui tape atau CD player! (Rekaman berita bisa diganti dengan pembacaan teks berita oleh penguji). Kemudian, catatlah hal-hal yang kamu anggap penting!</p>
<p>2.      Berdasarkan hal-hal penting yang telah kamu catat, kerjakanlah tugas berikut!</p>
<ul>
<li> Tulislah pokok-pokok berita yang kamu dengarkan!</li>
<li> Tuliskan kembali isi berita dengan menggunakan bahasamu sendiri berdasarkan pokok-pokok berita!</li>
<li> Rumuskanlah simpulan isi berita ke dalam beberapa kalimat yang efektif!</li>
<li> Berikanlah tanggapan terhadap isi berita disertai dengan alasan yang masuk akal dan bahasa yang santun!</li>
</ul>
<p><strong>II.    </strong><strong>Kompetensi Berbicara</strong></p>
<p>1.      Susunlah kerangka pidato berdasarkan salah satu topik berikut ini!</p>
<p>a.      Pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup demi mengurangi dampak bencana alam.</p>
<p>b.      Upaya mencegah wabah Demam Berdarah melalui program sanitasi lingkungan.</p>
<p>c.       Pelestarian kesenian tradisional sebagai upaya memperkuat jati diri bangsa.</p>
<p>d.      Cara belajar yang efektif untuk mencapai kesuksesan menempuh ujian nasional.</p>
<p>e.       Peran serta generasi muda dalam mencegah merajalelanya penyalahgunaan Narkoba.</p>
<p>2.      Kembangkan kerangka pidato yang telah kamu susun secara lisan menjadi sebuah pidato yang utuh dan lengkap!</p>
<p><strong>III. </strong><strong>Kompetensi Menulis</strong></p>
<p>Tulislah sebuah surat resmi berdasarkan salah satu ilustrasi berikut ini!</p>
<p>1.      Sebagai Sekretaris OSIS, kamu diminta membuat surat undangan yang ditujukan kepada Ketua dan Sekretaris OSIS SMP lain untuk menghadiri seminar Bulan Bahasa yang akan menghadirkan Dr. Bakdi Sumanto sebagai narasumber dan dimeriahkan dengan acara parade pembacaan pembacaan puisi. (Waktu dan tempat kamu tentukan sendiri).</p>
<p>2.      Sebagai sekretaris sebuah Kelompok Pencinta Lingkungan Hidup, kamu diminta untuk mengajukan surat permohonan agar diizinkan menggunakan kawasan hutan wanawisata sebagai tempat untuk berkemah yang diikuti oleh 55 orang anggota. Surat ditujukan kepada pengelola wanawisata yang akan kamu jadikan sebagai tempat berkemah.</p>
<p>3.      Sebagai sekretaris Karang Taruna di daerahmu, kamu diminta untuk membuat surat edaran yang isinya berupa permohonan kepada para dermawan/donatur se-kecamatan untuk memberikan sumbangan pantas pakai yang akan diserahkan oleh Karang Taruna kepada sebuah yayasan yatim piatu. (Waktu dan tempat penyerahan kamu tentukan sendiri).</p>
<p align="center"><strong> PEDOMAN PENSKORAN UJIAN PRAKTIK </strong></p>
<p align="center"><strong>TAHUN 2007/2008</strong></p>
<p><strong>Satuan Pendidikan     : SMP/MTs</strong></p>
<p><strong>Mata Pelajaran                        : Bahasa Indonesia</strong></p>
<p><strong>Kurikulum                   : Standar Isi (KTSP)</strong></p>
<p align="center"><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</strong></p>
<p><strong>I.      Kompetensi Mendengarkan</strong></p>
<ul>
<li> Kunci jawaban diserahkan kepada penguji.</li>
<li> Pedoman Penskoran</li>
</ul>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td valign="top" width="480">
<p align="center"><strong>Aspek yang Dinilai</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center"><strong>Skor</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="86">
<p align="center"><strong>Ket.</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480"><strong>Penulisan   pokok-pokok berita </strong></td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">&nbsp;</p>
</td>
<td rowspan="8" valign="top" width="86">
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">Skor maksimal = 6</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li>   Siswa dapat menuliskan 6 pokok berita dengan benar.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li>   Siswa dapat menuliskan 5 pokok berita dengan benar.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">5</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menuliskan 4 pokok   berita dengan benar.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">4</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menuliskan 3 pokok   berita dengan benar.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menuliskan 2 pokok   berita dengan benar.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menuliskan 1 pokok   berita dengan benar.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">1</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa tidak dapat menuliskan   pokok berita satu pun dengan benar.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">0</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480"><strong>Penulisan kembali isi berita </strong></td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">&nbsp;</p>
</td>
<td rowspan="8" valign="top" width="86">
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">Skor maksimal = 12</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li>   Siswa dapat menuliskan kembali isi berita secara runtut berdasarkan 6   pokok berita.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">12</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li>   Siswa dapat menuliskan kembali isi berita secara runtut berdasarkan 5   pokok berita.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">10</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menuliskan kembali   isi berita secara runtut berdasarkan 4 pokok berita.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">8</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menuliskan kembali   isi berita secara runtut berdasarkan 3 pokok berita.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menuliskan kembali   isi berita secara runtut berdasarkan 2 pokok berita.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">4</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa hanya menuliskan kembali   isi berita berdasarkan 1 pokok berita.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa tidak menulis kembali isi   berita sama sekali</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">0</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480"><strong>Simpulan isi berita </strong></td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">&nbsp;</p>
</td>
<td rowspan="5" valign="top" width="86">
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">Skor maksimal = 6</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li>   Siswa dapat menyimpulkan isi berita sesuai dengan bahan simakan   secara efektif.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menyimpulkan isi   berita sesuai dengan bahan simakan, tetapi kurang efektif.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">4</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menyimpulkan isi   berita sesuai dengan bahan simakan, tetapi tidak efektif.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa tidak dapat menyimpulkan   isi berita.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">0</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480"><strong>Tanggapan terhadap isi berita</strong></td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">&nbsp;</p>
</td>
<td rowspan="5" valign="top" width="86">
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">Skor maksimal = 6</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li>   Siswa dapat menanggapi isi berita dengan alasan yang masuk akal dan   bahasa yang santun.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">6</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menanggapi isi berita   dengan alasan yang masuk akal, tetapi tidak menggunakan bahasa yang santun.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">4</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menanggapi isi berita   tanpa alasan yang masuk akal, tetapi menggunakan bahasa yang santun.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="480">
<ul>
<li> Siswa dapat menanggapi isi berita   tanpa alasan yang masuk akal dan bahasa yang santun.</li>
</ul>
</td>
<td valign="top" width="56">
<p align="center">0</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top" width="536">
<p align="center"><strong>Jumlah Skor Total Maksimal</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="86">
<p align="center"><strong>30</strong></p>
</td>
</tr>
</table>
<p><strong>II.    Kompetensi Berbicara</strong></p>
<ul>
<li> Kunci jawaban diserahkan kepada penguji.</li>
<li> Pedoman Penskoran</li>
</ul>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td valign="top" width="623">
<p align="center"><strong>Aspek yang Dinilai</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="80">
<p align="center"><strong>Skor</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="623">1.   Kebahasaana.   Lafal dan intonasi (tepat = 3, cukup 2, kurang = 1, tidak = 0)b.   Pilihan kata (tepat = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak = 0)c.   Struktur kalimat (tepat = 3, cukup 2, kurang = 1, tidak = 0)</td>
<td valign="top" width="80">
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="623">2.   Isia.   Hubungan isi dengan tema (topik) (sesuai = 3, cukup = 2, kurang =   1, Tidak = 0)b.   Keruntutan antara pembukaan, isi penutup (runtut = 3, cukup = 2,   kurang = 1, tidak = 0)c.   Kualitas Isi (baik = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak = 0)</td>
<td valign="top" width="80">
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="623">3.   Penampilana.   Gerak-gerik dan mimik (baik = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak =   0)b.   Volume suara (keras = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak = 0)c.   Kontak mata (baik = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak = 0)</td>
<td valign="top" width="80">
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="623">
<p align="center"><strong>Skor Maksimal</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="80">
<p align="center"><strong>27</strong></p>
</td>
</tr>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>III.     Kompetensi Menulis</strong></p>
<ul>
<li> Kunci jawaban diserahkan kepada penguji.</li>
<li> Pedoman Penskoran</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td valign="top" width="569">
<p align="center"><strong>Aspek yang Dinilai</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center"><strong>Skor</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="569">a.        Ketepatan   posisi surat (keruntutan) (baik = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak = 0</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="569">b.        Kesesuaian isi   dengan konteks (sesuai = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak = 0)</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="569">c.    Keefektifan Kalimat (efektif = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak = 0)</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="569">d.   Pilihan Kata (Diksi)</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="569">e.   Ejaan dan tanda baca (semua benar = 3, banyak yang benar 2,   banyak yang salah = 1, semua salah = 0)</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="569">f.    Kerapian tulisan (sangat rapi = 3, cukup = 2, kurang = 1, tidak   = 0)</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center">0 &#8211; 3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="569">
<p align="center"><strong>Skor   Maksimal</strong></p>
</td>
<td valign="top" width="76">
<p align="center"><strong>18</strong></p>
</td>
</tr>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td valign="top" width="646"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>Skor Total Maksimal Soal I, II, dan III = 30 + 27 + 18   = 75</strong></p>
<p><strong> </strong></td>
</tr>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td valign="top" width="646">
<p align="center"><strong>               Skor perolehan Siswa</strong></p>
<p align="center"><strong>Nilai =  &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-   x 10</strong></p>
<p align="center"><strong>           </strong><strong>Skor Total Maksimal</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="646">
<p align="center"><strong>                    75</strong></p>
<p align="center"><strong>Nilai   Maksimal =  &#8212;&#8212;&#8212;&#8212; x 10 = 10</strong></p>
<p align="center"><strong>                   75</strong></p>
</td>
</tr>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F05%2F13%2Fkisi-kisi-ujian-praktik-bahasa-indonesia-smp-kab-kendal-tahun-2008%2F';
  addthis_title  = 'Spesifikasi+Soal+Ujian+Praktik+Bahasa+Indonesia+SMP+Kab.+Kendal+Tahun+2008';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/kisi-kisi-ujian-praktik-bahasa-indonesia-smp-kab-kendal-tahun-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nominator Lomba Cipta Cerpen dan Puisi 2008 Tingkat SMP Kab. Kendal</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/nominator-lomba-cipta-cerpen-dan-puisi-2008-tingkat-smp-kab-kendal/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/nominator-lomba-cipta-cerpen-dan-puisi-2008-tingkat-smp-kab-kendal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 00:20:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/nominator-lomba-cipta-cerpen-dan-puisi-2008-tingkat-smp-kab-kendal/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini kami sampaikan hasil seleksi Tahap I &#8220;Lomba Cipta Cerpen dan Puisi&#8221; Tahun 2008 Tingkat SMP Kabupaten Kendal untuk menentukan 10 nominator:
LOMBA CIPTA CERPEN:


Judul Cerpen
Nama Siswa
Asal Sekolah


1. Barongan
Laela Agustina
SMP 3 Patebon


2. Sesajen
Bagas Dharma Setyanto
SMP 1 Sukorejo


3. Pawang Singa Barong
Rezika Kurniasih
SMP 3 Patebon


4. Macan Gemalung
Akmalia Sarifa   Dewi
SMP 2 Plantungan


5. Makam Sang   [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Berikut ini kami sampaikan hasil seleksi Tahap I &#8220;Lomba Cipta Cerpen dan Puisi&#8221; Tahun 2008 Tingkat SMP Kabupaten Kendal untuk menentukan 10 nominator:</p>
<p><strong>LOMBA CIPTA CERPEN:</strong></p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td valign="top" width="197"><strong>Judul Cerpen</strong></td>
<td valign="top" width="197"><strong>Nama Siswa</strong></td>
<td valign="top" width="197"><strong>Asal Sekolah</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">1. Barongan</td>
<td valign="top" width="197">Laela Agustina</td>
<td valign="top" width="197">SMP 3 Patebon</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">2. Sesajen</td>
<td valign="top" width="197">Bagas Dharma Setyanto</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Sukorejo</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">3. Pawang Singa Barong</td>
<td valign="top" width="197">Rezika Kurniasih</td>
<td valign="top" width="197">SMP 3 Patebon</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">4. Macan Gemalung</td>
<td valign="top" width="197">Akmalia Sarifa   Dewi</td>
<td valign="top" width="197">SMP 2 Plantungan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">5. Makam Sang   Panembahan</td>
<td valign="top" width="197">Yeni Afriani</td>
<td valign="top" width="197">SMP 2 Sukorejo</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">6. Tentang Aku</td>
<td valign="top" width="197">Devarita HA</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Boja</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">7. Aweka</td>
<td valign="top" width="197">Retno Risanti</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Kendal</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">8. Kionggo Makhluk   Pemangsa Manusia</td>
<td valign="top" width="197">Amelia   Laelasari</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Boja</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">9. Kepercayaan di   Masa Lampau</td>
<td valign="top" width="197">Adi Saputra</td>
<td valign="top" width="197">SMP Pondok Selamat</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">10. Jimmy dan Lily</td>
<td valign="top" width="197">Illaria Nur   Azizah</td>
<td valign="top" width="197">SMP Pondok Selamat</td>
</tr>
</table>
<p>Jumlah naskah yang masuk sebanyak 56 naskah.</p>
<p><strong>LOMBA CIPTA PUISI BALADA:</strong></p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td valign="top" width="197"><strong>Judul Puisi</strong></td>
<td valign="top" width="197"><strong>Nama Siswa</strong></td>
<td valign="top" width="197"><strong>Asal Sekolah</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">1. Balada Si Penyadap Karet</td>
<td valign="top" width="197">Risang Anggara Sakti</td>
<td valign="top" width="197">SMP 2 Sukorejo</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">2. Perempuan Pemetik Teh</td>
<td valign="top" width="197">Ira H.</td>
<td valign="top" width="197">SMP 3 Boja</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">3. Gadis Kecil</td>
<td valign="top" width="197">Asih Tria Utami</td>
<td valign="top" width="197">SMP 2 Plantungan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">4. Balada Pengemis   di Sudut Jalan</td>
<td valign="top" width="197">Dania Afiati</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Cepiring</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">5. Derita Gadis   Buta</td>
<td valign="top" width="197">Novia Darul   Arifah</td>
<td valign="top" width="197">SMP 3 Kendal</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">6. Balada Sunan   Katong-Pakuwaja</td>
<td valign="top" width="197">Retno Risanti</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Kendal</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">7. Balada Seorang   Pemulung</td>
<td valign="top" width="197">Ratna Ningtyas</td>
<td valign="top" width="197">SMP 2 Sukorejo</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">8. Balada   Kepergian Bunga 9. Kamboja</td>
<td valign="top" width="197">Risma Sinta   Dewi</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Cepiring</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">9. Pameran   Kemiskinan</td>
<td valign="top" width="197">Diyah Darmastuti   Aji</td>
<td valign="top" width="197">SMP 1 Singorojo</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="197">10. Katong</td>
<td valign="top" width="197">Naufa Muna</td>
<td valign="top" width="197">SMP 2 Kendal</td>
</tr>
</table>
<p>Jumlah naskah yang masuk sebanyak 35 naskah.</p>
<p><strong>Keterangan:</strong></p>
<ul>
<li>
<div align="justify">Para nominator, baik Lomba Cipta Cerpen maupun Puisi, dimohon mengikuti seleksi Tahap II pada hari Rabu, 14 Mei 2008, di SMP 1 Kendal pukul 07.30 WIB. Dimohon hadir bersama guru pendamping.</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Seleksi Tahap II dilakukan untuk menentukan Juara I, II, dan III. Juara I berhak mewakili Kab. Kendal di tingkat Provinsi yang jadwalnya akan ditentukan oleh Panitia pada saat pengumuman kejuaraan.</div>
</li>
</ul>
<p align="justify"> Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">MGMP Bahasa Indonesia</p>
<p align="justify">SMP Kab. Kendal</p>
<p>Drs. Sawali, M.Pd.<br />
NIP 132141987</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F05%2F13%2Fnominator-lomba-cipta-cerpen-dan-puisi-2008-tingkat-smp-kab-kendal%2F';
  addthis_title  = 'Nominator+Lomba+Cipta+Cerpen+dan+Puisi+2008+Tingkat+SMP+Kab.+Kendal';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/13/nominator-lomba-cipta-cerpen-dan-puisi-2008-tingkat-smp-kab-kendal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MGMP Jangan Hanya Sekadar Papan Nama</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/04/mgmp-jangan-hanya-sekadar-papan-nama/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/04/mgmp-jangan-hanya-sekadar-papan-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 May 2008 21:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/04/mgmp-jangan-hanya-sekadar-papan-nama/</guid>
		<description><![CDATA[MGMP merupakan wadah pembinaan profesional bagi guru mata pelajaran di tingkat satuan pendidikan. Sesuai dengan namanya, Musyawarah Guru Mata Pelajaran,  MGMP mestinya menjadi ajang bagi guru mata pelajaran untuk bermusyawarah.  Melalui kegiatan MGMP ini, guru mata pelajaran dapat duduk bersama untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi dalam melaksanakan tugas profesional sehari-hari. Melalui forum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">MGMP merupakan wadah pembinaan profesional bagi guru mata pelajaran di tingkat satuan pendidikan. Sesuai dengan namanya, Musyawarah Guru Mata Pelajaran,  MGMP mestinya menjadi ajang bagi guru mata pelajaran untuk bermusyawarah.  Melalui kegiatan MGMP ini, guru mata pelajaran dapat duduk bersama untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi dalam melaksanakan tugas profesional sehari-hari. Melalui forum ini pula, guru mata pelajaran dapat saling berbagi pengalaman dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah terkini dalam usaha peningkatan mutu pembelajaran.</p>
<p align="justify">Namun, keberadaan MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Kendal selama ini belum memenuhi harapan sesuai dengan yang diinginkan. Sebagai sebuah lembaga, MGMP belum dimanfaatkan secara optimal oleh para anggotanya. Hal ini terjadi karena manajemen MGMP yang kurang berfungsi secara optimal; program kegiatan MGMP yang kurang menarik dan kurang signifikan; dana pendukung operasional MGMP yang kurang proporsional; rendahnya dukungan asosiasi profesi terhadap MGMP; dan kurang diberdayakannya eksistensi dan signifikansi MGMP dalam peningkatan mutu pembelajaran yang berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional.</p>
<p><span id="more-331"></span></p>
<p align="justify">Keluarnya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standardisasi Nasional Pendidikan (SNP) menjadi landasan bagi pelaksanaan Ujian Nasional. Kebijakan ini merupakan salah satu usaha pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan.  Sesuai dengan  Permendikdas Nomor 20 Tahun 2005 tentang Ujian Nasional, mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang diujikan secara nasional. Hal ini menuntut tanggung jawab moral guru mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk mempersiapkan siswa agar memperoleh hasil yang signifikan dalam mengikuti ujian tersebut.</p>
<p align="justify"> Diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi mengisyaratkan perlunya perubahan dalam pengelolaan kegiatan belajar mengajar. Salah satu ciri dalam perubahan itu adalah bagaimana cara guru mempersiapkan program pembelajaran secara cermat sehingga kegiatan pembelajaran dapat terlaksana secara menarik, melibatkan siswa dan sumber daya yang tersedia, serta bermakna. Di samping itu, guru juga dituntut supaya dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, misalnya dengan memanfaatkan internet untuk mengakses informasi dan mengembangkan bahan ajar.</p>
<p align="justify"> Namun keadaan ini belum terwujud. Banyak guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya di Kabupaten Kendal, yang belum dapat menyesuaikan diri dengan perubahan itu. Hal ini karena belum dioptimalkannya fungsi MGMP sebagai sebuah lembaga. Oleh karena itu, MGMP sebagai forum komunikasi bagi guru mata pelajaran perlu diberdayakan secara maksimal.</p>
<p align="justify">Ke depan, semoga kehadiran MGMP tidak hanya sebatas papan nama. Namun, lebih mengarah pada upaya nyata untuk bersama-sama membangun &#8220;korps&#8221; sebagai sebuah organisasi guru mata pelajaran yang benar-benar dirasakan manfaatnya untuk kepentingan dunia pembelajaran. ***</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F05%2F04%2Fmgmp-jangan-hanya-sekadar-papan-nama%2F';
  addthis_title  = 'MGMP+Jangan+Hanya+Sekadar+Papan+Nama';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/05/04/mgmp-jangan-hanya-sekadar-papan-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melly Kiong dan Bukunya</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/30/melly-kiong-dan-bukunya/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/30/melly-kiong-dan-bukunya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 11:25:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[moral]]></category>
		<category><![CDATA[multikultur]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[mendidik]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/30/melly-kiong-dan-bukunya/</guid>
		<description><![CDATA[Pernah mendengar nama Melly Kiong? Yups, di kompleks blogosphere, namanya memang kurang nyaring terdengar. Maklum, dia tergolong perempuan yang supersibuk. Selain sebagai perempuan yang dengan amat sadar memilih karier sebagai media perwujudan ”fitrah” keperempuanannya, dia juga sangat peduli pada harmoni kehidupan rumah tangga sebagai perwujudan ”kodrat” keperempuanannya. Bisa dimaklumi kalau dia jarang blogwalking. Blognya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Pernah mendengar nama Melly Kiong? Yups, di kompleks blogosphere, namanya memang kurang nyaring terdengar. Maklum, dia tergolong perempuan yang supersibuk. Selain sebagai perempuan yang dengan amat sadar memilih karier sebagai media perwujudan ”fitrah” keperempuanannya, dia juga sangat peduli pada harmoni kehidupan rumah tangga sebagai perwujudan ”kodrat” keperempuanannya. Bisa dimaklumi kalau dia jarang blogwalking. Blognya yang di WP pun sudah lama tidak di-update.</p>
<p align="justify"><img src="http://sawali64.googlepages.com/melly12.jpg" align="left" />Lantas, mengapa saya tiba-tiba saja tertarik untuk membuat postingan khusus tentang Melly Kiong? Secara pribadi, saya memang belum bertemu secara langsung dengan Mbak Melly –demikian saya biasa menyapanya. Komunikasi hanya sebatas kami lakukan via chatting, SMS, atau telepon. Meski demikian, setidaknya saya bisa mengenal ide-ide dan pemikiran-pemikirannya. Di mata saya, Mbak Melly tergolong perempuan yang memiliki idealisme untuk kemajuan bangsa. Lewat program dan slogannya ”Peduli Anak Bangsa”, betapa sosok Mbak Melly demikian<em> concern</em> dan peduli terhadap dunia pendidikan, meski pekerjaannya tidak terkait langsung dengan masalah pendidikan. Tempaan pengalaman hidupnya yang pahit, sosok ibunya yang <em>smart</em> dan tangguh, serta atmosfer lingkungan rumah tangga yang kondusif, agaknya telah memengaruhi sikap hidup Mbak Melly untuk peduli terhadap dunia pendidikan.</p>
<p align="justify">Pengaruh sosok ibunya dan atmosfer lingkungan keluarga semacam itulah yang telah mengilhami perempuan kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat, 1969 itu, untuk meluncurkan buku perdananya, <em>Siapa Bilang Ibu Bekerja Tidak Bisa Mendidik Anak dengan Baik? </em>yang diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo, Jakarta. Buku setebal 127 halaman itu memaparkan dan sekaligus juga untuk membuktikan bahwa perempuan karier ternyata bisa juga mendidik anak dengan baik.</p>
<p><span id="more-327"></span></p>
<p align="justify"><img src="http://sawali64.googlepages.com/melly4.jpg" align="right" />Ada sejumlah tokoh yang memberikan <em>endorsement </em>untuk buku ini, seperti Seto Mulyadi (pemerhati anak), Lenny Wongso (pengusaha dan penulis buku), Alexandra Dewi (perempuan karier), atau Santi Bonis (penyiar radio Cosmopolitan FM). Buku ini juga dilengkapi pujian dan apresiasi dari berbagai kalangan, seperti Nining W. Permana (<em>Managing Director Tupperware Indonesia</em>), Sayekti Sulisdiarto (<em>Production Director PT Phapros Tbk</em>), Eni Kusuma (Motivator, mantan TKW di Hongkong, dan penulis buku <em>best seller </em>”Anda Luar Biasa”), Hanna Fransisca (Ibu rumah tangga, pengusaha, dan bloger), dan masih banyak lagi. Saya juga kena sentil untuk ikut-ikutan memberikan apresiasi terhadap buku ini, hehehehe &#8230;</p>
<p align="justify">Apa sesungguhnya yang menarik dari buku perdana Mbak Melly ini? Kalau boleh menilai, buku ini memiliki kelebihan dalam muatan isi dan <em>style </em>pengungkapan. Buku ini mendedahkan pengalaman langsung Mbak Melly bagaimana di tengah kesibukan yang menumpuk, dia masih memiliki kesempatan untuk membimbing secara kreatif terhadap kedua anaknya, Julian (10 tahun) dan Matthew Liem (6 tahun). Diramu dengan beberapa kiat yang pernah dibaca lewat berbagai sumber, Mbak Melly berkesimpulan bahwa perempuan karier bisa juga menjadi sosok ibu yang sukses dalam mendidik anak-anaknya di rumah. Julian dan Matthew telah merasakan imbas terhadap kiat-kiat praktis yang diterapkan Mbak Melly. Kedua anak ini tumbuh dan berkembang dengan baik, bahkan merasa nyaman meskipun sering ditinggal oleh sang ibu. Hal itu bisa dibaca melalui berbagai lampiran sebagai dokumen portofolio untuk melihat bagaimana Julian dan Matthew menikmati dunianya sehari-hari di lingkungan keluarga dan di sekolah.</p>
<p align="justify"><img src="http://sawali64.googlepages.com/melly32.jpg" align="left" />Yang menarik, pengalaman-pengalaman praktis Mbak Melly dalam mendidik anak dikemukakan lewat racikan bahasa yang sederhana, jernih, dan mengalir. Tak banyak rujukan teoretis seperti kebanyakan buku ”<em>How To</em>&#8230;” yang lain. Dengan <em>style </em>khasnya. Mbak Melly mampu menyuguhkan sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkret sehingga gampang dicerna pembaca. Yang jelas, buku ini layak dibaca dan dimiliki oleh ibu-ibu yang kebetulan sibuk di ranah publik, tetapi masih memiliki kepedulian untuk sukses dalam mendidik anak-anaknya di rumah. Sayangnya, buku ini tidak dilengkapi dengan ilustrasi pada halaman-halaman tertentu untuk memberikan <em>space </em>bagi pembaca dalam mencerna isi buku dan sekaligus memberikan kesempatan kepada pembaca untuk mengembangkan imaji-imaji tertentu berdasarkan pengalaman Mbak Melly itu. Kalau toh ada, ilustrasi tersebut ditempatkan pada lampiran khusus sehingga terkesan lepas dari konteks pengalaman nyata yang disuguhkan Mbak Melly. (Mohon maaf Mbak Melly kalau saya terpaksa membidik titik ini sebagai kelemahannya, hehehehe &#8230;. )</p>
<p align="justify">Meski demikian, secara keseluruhan buku ini menampakkan adanya sebuah totalitas pemikiran dan pengalaman yang jitu dari istri Tatang Wijaya ini ke dalam sebuah buku ”<em>How To </em>&#8230;” yang cerdas dan mencerahkan. Bukan hanya layak dibaca oleh kaum perempuan karier. Bapak-bapak pun layak membacanya agar tidak canggung lagi beristrikan seorang permepuan karier.</p>
<p align="justify"><img src="http://sawali64.googlepages.com/melly22.jpg" align="right" />Agaknya, buku ini juga menjadi bagian dari mimpi dan obsesi Mbak Melly dalam ikut serta membagun dunia pendidikan berbasis ”Program Peduli Anak bangsa” yang sudah lama mengendap dalam layar memorinya. Untuk itulah, belakangan ini dia juga sibuk menggelar berbagai seminar untuk memperkenalkan dan menyosialisasikan program-programnya itu.</p>
<p align="justify">Oke, Mbak Melly. Selamat atas peluncuran buku perdananya. Semoga sukses dan bermanfaat untuk kepentingan membangun karakter bangsa melalui sosok generasi masa depan yang disiplin, sikap moral yang baik, serta mentalitas unggul dengan daya juang tinggi. Kami tunggu buku edisi berikutnya. Semoga mimpi dan obsesi Mbak Melly untuk ikut berkiprah membangun karakter anak-anak bangsa berbasiskan motto: &#8220;Menjadi sebuah lilin yang mampu menyalakan seribu lilin lainnya&#8221; bisa segera terwujud. Salut banget! Namun, hati-hati loh, Mbak Melly, jangan sampai terjebak seperti sebuah lilin yang mampu menerangi kegelapan, tetapi dirinya meleleh dan hancur, hehehehe <img src='http://bindosmp.edublogs.org/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Yang ingin kontak via email ke Mbak Melly silakan hubungi: melly_kiong@yahoo.com atau kunjungi blognya <a href="http://muilie.wordpress.com/">di sini</a>.</p>
<p align="justify">***</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F04%2F30%2Fmelly-kiong-dan-bukunya%2F';
  addthis_title  = 'Melly+Kiong+dan+Bukunya';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/30/melly-kiong-dan-bukunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peranan Guru yang Dikebiri Orang Tua Murid</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/peranan-guru-yang-dikebiri-orang-tua-murid/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/peranan-guru-yang-dikebiri-orang-tua-murid/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 15:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[moral]]></category>
		<category><![CDATA[multikultur]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/peranan-guru-yang-dikebiri-orang-tua-murid/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Melly Kiong
(Penulis Buku Siapa Bilang Ibu Bekerja Tidak Bisa Mendidik Anak dengan Baik, tinggal di Jakarta)

&#160;
Sekolah seperti yang kita ketahui adalah lembaga pendidikan yang kita percayakan sebagai rumah kedua yang tak kalah penting perannya dalam mendidik anak-anak kita. Guru adalah pengganti orang tua di sekolah yang menjadi pengajar sekaligus pendidik moral anak-anak kita. Tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Oleh: Melly Kiong<br />
(Penulis Buku <em>Siapa Bilang Ibu Bekerja Tidak Bisa Mendidik Anak dengan Baik</em>, tinggal di Jakarta)
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Sekolah seperti yang kita ketahui adalah lembaga pendidikan yang kita percayakan sebagai rumah kedua yang tak kalah penting perannya dalam mendidik anak-anak kita. Guru adalah pengganti orang tua di sekolah yang menjadi pengajar sekaligus pendidik moral anak-anak kita. Tapi sungguh ironis keadaan yang berkembang sekarang di mana seorang guru untuk berbicara dengan murid saja harus berhati-hati dikarenakan penyampaian dari murid yang salah kepada orang tua bisa berakibat fatal. Jadi, bagaimana seorang guru bisa menjalankan fungsinya sebagai pendidik?</p>
<p align="justify"> Kita kembali melihat bagaimana di zaman China Kuno dulu, untuk mendapatkan seorang guru yang mau menerima anaknya sebagai murid, orang tua harus bersusah-payah mencari dan bahkan menyembah seorang guru. Dan begitu mendengar guru memukul anaknya, si orang tua datang kepada guru tersebut untuk memberi hormat, bahkan hadiah sebagai ucapan terima kasih, karena dianggap guru tersebut telah dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati dalam mendidik serta mengajari anaknya menjadi manusia yang berguna. Toh tidak pernah ada sejarah di mana murid yang pernah mengalami hal tersebut menjadi dendam kepada gurunya. Bahkan, murid sangat menghargai gurunya, karena mereka yakin jasa gurunya untuk keberhasilan hidupnya sangat luar biasa.</p>
<p align="justify"><span id="more-326"></span> Dan hal ini pun pernah saya alami secara pribadi, tapi sudah dengan kapasitas yang berbeda di mana di kota kecil di sebuah sekolah susteran yang menerapkan disiplin yang luar biasa di mana hanya terlambat dalam hitungan menit, kita dihukum harus mencabut sebidang rumput sampai bersih di bawah terik matahari atau membersihkan WC. Pada saat itu rasanya kita kesel sekali dengan cara suster memberikan hukuman. Tapi jujur saja setelah terjun di masyarakat ternyata disiplin yang ditanamkan sangat bermanfaat dan ternyata menjadi nilai positif yang membuat daya juang kita selangkah lebih maju serta <em>mentality  </em>persaingan  kita juga lebih siap.</p>
<p align="justify">Dan terus terang saja saya pribadi sangat berterima kasih kepada Suster yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam keberhasilan menanamkan disiplin di dalam hidup saya, dan jujur saja saya sangat berharap sekolah dan guru bisa memberikan pendidikan yang semestinya yang tentunya butuh kerjasama dan dukungan yang baik dari para orang tua murid tentunya.</p>
<p align="justify"> Mari kita  kembalikan peranan guru sebagai pengajar dan pendidik  yang baik bagi anak anak kita. ***</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F04%2F29%2Fperanan-guru-yang-dikebiri-orang-tua-murid%2F';
  addthis_title  = 'Peranan+Guru+yang+Dikebiri+Orang+Tua+Murid';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/peranan-guru-yang-dikebiri-orang-tua-murid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pindah Sanggar</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/pindah-sanggar/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/pindah-sanggar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 18:49:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/pindah-sanggar/</guid>
		<description><![CDATA[
 Blog MGMP Bahasa Indonesia SMP yang baru saja diluncurkan beberapa hari yang lalu terpaksa pindah sanggar di sini. Pertimbangannya, edublogs.org memang sebuah situs yang diperuntukkan bagi kalangan dunia pendidikan, termasuk dalam hal ini MGMP, sehingga diharapkan lebih bersahabat dan memberikan ruang gerak yang leluasa dalam meng-update tulisan.
Kehadiran blog ini kami harapkan dapat dijadikan sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://sawali64.googlepages.com/logomgmp.gif" align="left" height="200" width="202" /></p>
<p align="justify"> Blog MGMP Bahasa Indonesia SMP yang baru saja diluncurkan beberapa hari yang lalu terpaksa pindah sanggar di sini. Pertimbangannya, edublogs.org memang sebuah situs yang diperuntukkan bagi kalangan dunia pendidikan, termasuk dalam hal ini MGMP, sehingga diharapkan lebih bersahabat dan memberikan ruang gerak yang leluasa dalam meng-update tulisan.</p>
<p align="justify">Kehadiran blog ini kami harapkan dapat dijadikan sebagai media berbagi dan bersilaturahmi antarguru; bukan hanya untuk guru bahasa Indonesia saja, melainkan juga untuk rekan-rekan sejawat lintas mata pelajaran.</p>
<p align="justify">Mohon maaf apabila belum bisa meng-update tulisan yang langsung berkaitan dengan ke-MGMP-an karena memang sedang dalam proses perbaikan, termasuk memilih theme yang cocok, plugin yang mendukung, dan juga memperkenalkan blog ini kepada para pemegang admin.</p>
<p align="justify">Terima kasih.</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F04%2F29%2Fpindah-sanggar%2F';
  addthis_title  = 'Pindah+Sanggar';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/04/29/pindah-sanggar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertanyaan Iseng?</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/04/iseng-iseng-bertanya/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/04/iseng-iseng-bertanya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 11:57:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[blog guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/04/iseng-iseng-bertanya/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan supersingkat ini masih berkaitan dengan postingan sebelumnya. Jumlah guru yang terdaftar di Jardiknas hingga saat ini mencapai 1.293.758 orang. Terinspirasi oleh postingan Ndoro Kakung, saya iseng bertanya. Singkat saja, &#8220;Apa yang akan terjadi dengan dunia pendidikan kita kalau setiap guru sudah punya blog?&#8221; ***

  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F01%2F04%2Fiseng-iseng-bertanya%2F';
  addthis_title  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Tulisan supersingkat ini masih berkaitan dengan <a href="http://sawali.wordpress.com/2008/01/03/blog-guru/" target="_blank">postingan sebelumnya</a>. Jumlah guru yang terdaftar di <a href="http://nign.jardiknas.org/cont/data_guru/index.php" target="_blank">Jardiknas</a> hingga saat ini mencapai 1.293.758 orang. Terinspirasi oleh postingan <a href="http://ndorokakung.com/2007/12/23/iseng-pecas-ndahe/" target="_blank">Ndoro Kakung</a>, saya iseng bertanya. Singkat saja, &#8220;Apa yang akan terjadi dengan dunia pendidikan kita kalau setiap guru sudah punya blog?&#8221; ***</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F01%2F04%2Fiseng-iseng-bertanya%2F';
  addthis_title  = 'Pertanyaan+Iseng%3F';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/04/iseng-iseng-bertanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Guru</title>
		<link>http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/03/blog-guru/</link>
		<comments>http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/03/blog-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 08:49:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mgmpbindo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[blog guru]]></category>
		<category><![CDATA[karier]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan pangkat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/03/blog-guru/</guid>
		<description><![CDATA[Ini postingan pertama pasca-2007. Tiba-tiba saja saya terusik untuk mengangkat blog guru sebagai topik. Maklum, memasuki liburan semester I ini banyak waktu luang yang bisa saya gunakan untuk memuaskan syahwat hasrat bercinta berselancar dengan kekasih blog saya di dunia maya. *halah* &#8220;Kayak ndak ada kerjaan ajah!&#8221;, ujar Mas Mbelgedez, hehehehe  
Ya, ya, ya, setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Ini postingan pertama pasca-2007. Tiba-tiba saja saya terusik untuk mengangkat blog guru sebagai topik. Maklum, memasuki liburan semester I ini banyak waktu luang yang bisa saya gunakan untuk memuaskan <strike>syahwat</strike> hasrat <strike>bercinta</strike> berselancar dengan <strike>kekasih</strike> blog saya di dunia maya. *halah* &#8220;Kayak ndak ada kerjaan ajah!&#8221;, ujar Mas <a href="http://mbelgedez.wordpress.com/" target="_blank">Mbelgedez</a>, hehehehe <img src='http://bindosmp.edublogs.org/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Ya, ya, ya, setelah hampir 6 bulan lamanya bersikutat dengan rutinitas di sekolah, para guru diberi kesempatan untuk libur. Mungkin setiap daerah beda-beda, yak. Sudah otonomi kok. Jadi, terserah kebijakan Pemda/Pemkot masing-masing. Untuk daerah saya (Kendal), sekitar 2 minggu, para guru bisa menghirup udara bebas di luar tembok sekolah. *halah* 14 Januari nanti baru kembali mencium aroma silabus, RPP, agenda mengajar, buku teks, daftar nilai, dan setumpuk tugas sampingan lainnya di sekolah.</p>
<p align="justify"><span id="more-309"></span>Enak betul, yak, jadi guru! Saya kira tidak salah. Dari sisi waktu, guru jelas banyak diuntungkan. Beban kewajiban mengajar guru hanya 24 jam &#8212; berdasarkan <a href="http://www.bsnp-indonesia.org/" target="_blank">Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)</a> &#8212; per minggu  dari total waktu 144 jam.  Ini artinya, masih ada siswa waktu 120 jam per minggu. Selain bisa digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas utama yang lain, seperti menyusun silabus, skenario dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media/alat bantu,  menyusun soal, koreksi, analisis nilai, menyusun program tindak lanjut, beribadah, beristirahat, berkomunikasi dengan keluarga,  atau melakukan kegiatan-kegiatan sosial, juga bisa digunakan untuk <a href="http://sisca79.wordpress.com/2007/12/28/meningkatkan-potensi-diri/" target="_blank">meningkatkan potensi diri</a>. Membaca dan menulis, menurut hemat saya, sangat tepat dijadikan sebagai aktivitas yang bermakna dalam menunjang kompetensi guru.</p>
<p align="justify">Mengapa dua aktivitas itu penting saya kemukakan? Setidaknya ada dua alasan yang cukup mendasar. <i>Pertama,</i> membaca dan menulis bisa menjadi asupan bergizi dalam *halah* khazanah rohaniah kita yang (nyaris) luput dari sentuhan perhatian keseharian kita. Disadari atau tidak, kita lebih &#8220;memuliakan&#8221; kegemukan lahiriah ketimbang ketambunan rohaniah kita. Kita nekad melakukan demo, bahkan &#8220;perang urat syaraf&#8221; ketika perut kita merasa lapar. Namun, ketika simpul-simpul syaraf otak dan keliaran imajinasi kita butuh dipermak dan dirawat, kita <i>cuek-bebek</i>; membiarkan pikiran dan imaji kita kelaparan hingga lumpuh.</p>
<p align="justify"><i>Kedua</i>, membaca dan menulis masih menjadi fenomena budaya yang langka di negeri ini. Bahkan, bangsa kita sudah lama dikenal sebagai <a href="http://sawali.wordpress.com/2007/09/11/bangsa-yang-malas-membaca/" target="_blank">bangsa yang malas membaca</a>. Dari budaya praliterasi, bangsa kita langsung meloncat ke budaya posliterasi (media elektronika). Budaya literasi dibiarkan tenggelam, melapuk, dan memfosil dalam sejarah peradaban bangsa dari generasi ke generasi. Kalau budaya membaca (reseptif) saja masih amburadul, apalagi budaya menulis (produktif). *halah sok tahu, yak* Tak heran ketika Menpan menetapkan ketentuan angka kredit pengembangan profesi untuk kenaikan pangkat dari golongan IV-a ke golongan IV-b dan seterusnya melalui penulisan karya ilmiah, banyak guru yang angkat tangan. <img src='http://bindosmp.edublogs.org/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  Banyak yang gagal meraihnya sehingga bejibun jumlah guru yang terpaksa <i>ndongkrok</i> di golongan IV-a.</p>
<p align="justify">Nah, ketika dunia tak lagi mengenal sekat-sekat geografis, bahkan sudah menyatu dalam sebuah perkampungan global, idealnya aktivitas membaca dan menulis bukan lagi menjadi sebuah kewajiban, melainkan sebuah kebutuhan. Seiring dengan itu, anak-anak sekolah pun mulai banyak yang merambah ke dunia internet. Jika kita perhatikan, sudah banyak pelajar yang memiliki blog. Hebat! Blog yang mereka miliki tak hanya sekadar blog biasa. Mereka rutin meng-<i>up date</i>-nya dengan postingan bermutu. Lihat saja blog <a href="http://chaosregion.wordpress.com/">chaosregion</a>, <a href="http://myresource.wordpress.com/">Mas Moer</a>, atau <a href="http://bachtiar.wordpress.com/">bachtiar</a> &#8211;untuk menyebut beberapa nama. Ketiga blog ini masing-masing dikelola oleh anak muda yang usianya belum genap berkepala 2. Luar biasa! Salut!</p>
<p align="justify">Kalau para pelajar seusia SMA saja sudah punya blog yang bagus, bagaimana dengan para gurunya? *halah* Bisa jadi menjadi sebuah ironi apabila para pelajar sudah melintas kencang di tengah-tengah lalu lintas peradaban dunia melalui blog, sementara para guru masih bersikutat di semak-semak peradaban proliterasi. Kita memang perlu bersikap realistis. Kesenjangan kompetensi guru desa-kota selama ini memang masih cukup lebar. Guru-guru yang tinggal di kota hampir setiap hari bisa mengakses dunia maya. Sementara, guru-guru yang tinggal di pelosok-pelosok dusun masih harus akrab dengan kondisi tempat tinggal yang jauh dari sentuhan signal internet. Namun, saya kira hal itu tidak bisa jadi alasan pembenar bagi rekan-rekan sejawat &#8212; terutama yang tinggal di kota&#8211; untuk tindak melakukan aktivitas ngeblog.</p>
<p align="justify">Selain sudah banyak diungkap di blog lain, saya juga pernah memosting beberapa tulisan yang berkaitan dengan pentingnya ngeblog di kalangan guru di tengah-tengah abad gelombang informasi ini.  Simak saja tulisan saya <a href="http://sawali.wordpress.com/2007/08/16/guru-blog-dan-profesionalisme/" target="_blank">di sini</a>, <a href="http://sawali.wordpress.com/2007/10/04/mengapa-saya-ngeblog-di-wordpress/" target="_blank">di sini</a>, atau <a href="http://sawali.wordpress.com/2007/11/12/membudayakan-aktivitas-ngeblog-di-kalangan-guru/" target="_blank">di sini</a>. Kita juga mengenal blog guru &#8211;sekadar menyebut beberapa nama&#8211; seperti <a href="http://suandana.wordpress.com/">Aditya-Suandana,</a> <a href="http://karun99oni.wordpress.com/">akafuji</a>, <a href="http://awan965.wordpress.com/">Awan965</a>, <a href="http://deni3wardana.wordpress.com/">deni3wardana</a>, <a href="http://enggar.net/">enggar</a>, <a href="http://nuritaputranti.wordpress.com/">eNPe</a>, <a href="http://kangguru.wordpress.com/"></a><a href="http://gempur.blogsome.com/" target="_blank">Gempur</a>, <a href="http://kangguru.wordpress.com/">kangguru,</a> <a href="http://pustakamawar.wordpress.com/">Mawardi</a>, <a href="http://nartokendal.wordpress.com/">Narto</a>, <a href="http://rudyhilkya.wordpress.com/" rel="nofollow">rudyhilkya</a>, <a href="http://urip.wordpress.com/">urip,</a> <a href="http://wellnada.wordpress.com/">Welly Arwanto</a>, <a href="http://checep05.wordpress.com/">Yossi</a>, atau  <a href="http://zainurie.wordpress.com/">zainurie</a>. Blog-blog tersebut dikelola oleh bloger yang kebetulan juga berprofesi sebagai guru. Mudah-mudahan langkah mereka segera diikuti oleh rekan-rekan sejawat guru yang lain.</p>
<p align="justify">Saya kira blog yang mereka kelola bukan sebagai ajang untuk pamer diri, cari sensasi, atau ketenaran, melainkan lebih dimaksudkan sebagai upaya untuk menjalin silaturahmi, <i>sharing, </i>dan diskusi tentang hal-hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Kehadiran blog guru di dunia maya agaknya juga sangat dibutuhkan untuk kepentingan dunia pendidikan. Lihat saja skrinsut kata-kata kunci pencari dalam situs yang sempat &#8220;tersesat&#8221; <strike>mangslup</strike> masuk dalam blog saya berikut ini.</p>
<p align="justify"> <a href="http://sawali.files.wordpress.com/2008/01/mesin-pencari.gif" title="mesin-pencari.gif"></a></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://sawali.files.wordpress.com/2008/01/mesin-pencari.gif" title="mesin-pencari.gif"><img src="http://sawali.files.wordpress.com/2008/01/mesin-pencari.gif" alt="mesin-pencari.gif" /></a></div>
<p align="justify">Alhamdulillah, tidak ada kata-kata kunci, seperti <i>telanjang, video bokep, bugil, </i>atau <i>porno</i> <img src='http://bindosmp.edublogs.org/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  yang nyasar ke sini, karena saya memang tidak punya bakat ke situ, hehehehe <img src='http://bindosmp.edublogs.org/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  Saya menduga, kata-kata kunci tersebut dimasukkan ke dalam mesin pencari oleh rekan-rekan sejawat guru atau mereka yang memiliki kepentingan informasi yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Ini artinya, kehadiran blog guru memang dibutuhkan oleh kaum pendidik dan pemerhati dunia pendidikan. Semoga tahun 2008 menjadi awal yang bagus terhadap bangkitnya blog guru di dunia maya. Siapa tahu kelak blog diakui sebagai angka kredit pengembangan profesi guru sehingga bisa ikut memperlancar dan memuluskan jalan dalam menggapai karier yang lebih baik.</p>
<p align="justify">Oh, ya, saat ini di WP juga sudah ada blog yang secara khusus mereview dan meresensi blog guru. Silakan lihat di <a href="http://arahguru.wordpress.com/" target="_blank">sini</a>.  Blog tersebut dikelola oleh <a href="http://arahguru.wordpress.com/about/" target="_blank">Kelik M. Nugroho</a>, jurnalis dan penulis yang bekerja di Jakarta. Dia alumnus Pondok Modern Gontor Ponorogo, IAIN Jogja, dan masih ingin menyelesaikan kuliah S-2 di <i>Islamic College for Advanced Studies,</i> Jakarta. Blog ini didedikasikan untuk kemajuan mutu guru di Indonesia. Terima kasih Pak Kelik atas kepeduliannya untuk terus mengikuti perkembangan blog guru, semoga maksud mulia ini bisa ikut menyebarkan &#8220;virus&#8221; ngeblog di kalangan guru. ***</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fbindosmp.edublogs.org%2F2008%2F01%2F03%2Fblog-guru%2F';
  addthis_title  = 'Blog+Guru';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bindosmp.edublogs.org/2008/01/03/blog-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>56</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>